Connect with us

Pesona Papua

Mudik Lebaran, Pelni Perketat Perjalanan Kecuali Perjalanan Dinas, dan Berobat

Published

on

KM Tatamailau di Pelabuhan Pomako

TIMIKA,KTP.com – Kepala Cabang Pelni Timika Edwin Kurniansyah mengatakan, terkait larang mudik lebaran bagi siapa saja yang hendak bepergian baik masuk dan keluar Kabupaten Mimika mulai dari tanggal 6 sampai 17 Mei dilarang mudik secara nasional kecuali kedinasan, orang sakit dan kedukaan.

Larangan tersebut berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik, Peraturan Menteri Perhubungan No 13 tahun 2021, dan surat edaran Bupati Mimika nomor: 003.2/258 tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri dimasa pandemi covid-19.

“Jadi terkait dengan pelarangan mudik dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. PT Pelni tetap mengoperasikan kapal bagi penumpang yang diijinkan itu adalah penumpang non mudik.” Kata Edwin ketika ditemui di Ruang kerjanya, Selasa (4/5/2021).

Artinya, kata Edwin, penumpang yang memang dalam perjalanan dinas atau kedukaan, kepentingan berobat, dan juga mengangkut logistik sesuai dengan surat edaran itu yang diijinkan.

Batasan mudik lembaran akan berlakukan dal kurun waktu 10 hari terhitung sejak tanggal 6 hingga 17 Mei, terdapat 4 kali pelayaran yang masuk ke Timika baik yang akan ke Merauke maupun yang tujuan ke Bitung.

“Berapa total calon penumpang sejauh ini belum ada, karena pemberlakuan ini mulai dari tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei,” Jelasnya.

Dijelaskan, jadi dari 3 kapal ini (Tatamailau, tanggal 10 tujuan Merauke dan tanggal 13 ke Tual, Sirimau itu tanggal 13 itu tujuan Merajuk, Leuser tanggal 16 tujuan Merauke) yang pas bertepatan dengan tanggal 6 sampai 17 Mei itu ada 4 kali kunjungan, 3 kunjungan Tujuan Merauke dan satu tujuan ke Tual.

Kepada masyarakat yang akan bepergian untuk kepentingan dinas atas berobat harus menyiapkan beberapa persyaratan yang diminta berdasarkan surat edaran dari satgas covid maupun surat edaran Bupati Mimika.

“Sebelum keberangkatan itu sudah harus rapid sesuai dengan yang diminta oleh pelabuhan tujuan, Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM),” ungkapnya.

Sementara untuk mengantisipasi calon penumpang yang tidak berangkat dengan alasan tidak jelas, maka pihak pelni akan meminta surat rekomendasi dari pimpinan yang menjelaskan pegawainya berangkat karena ada keperluan.

“Jadi sebagai bukti calon penumpang atau pelaku perjalanan, dia harus membawa surat dari tempat dia bekerja yang ditandatangani itu setingkat eselon II, kalau untuk masyarakat umum seperti pelaku kedukaan tentunya paling tidak ada surat keterangan kematian dari keluarga didaerah tujuan kemudian diantar ke kepala desa untuk dibuatkan rekomendasi untuk melakukan perjalanan,” Katanya.

Lanjut Edwin, “Setelah itu SIKM dari Satgas Covid-19 sesuai surat edaran nomor 003:/258 point (g) nomor 3 terkait pelaku perjalanan dari dan ke kabupaten mimika selama bulan ramadan wajib memiliki surat perjalanan tertulis sebagai persyaratan,” katanya.

Ia mengharap, semua calon penumpang maupun penumpang diharapkan mengikuti semua syarat yang ditentukan oleh pemerintah demi mencegah penyebaran covid-19 di Mimika.

“Ini semua dilakukan dalam rangka pencegahan covid-19 di Mimika,” harap. (JND)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Bupati Nyatakan “Hentikan” Aktivitas PON XX PAPUA di Timika

TIMIKA,KTP.com – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., M.H menyatakan “Hentikan” segala aktifitas pelayanan terhadap PB PON XX Papua maupun yang...

Tanah Papua5 hari ago

Satu Anggota KKB Tertembak Di Ilaga

TIMIKA,KTP.com –  Personil gabungan TNI-POLRI melaksanakan patroli sekaligus merespon bunyi tembakan di Sekitar Bandara Ilaga Kabupaten Puncak Senin ( 7/6/2021)....

Tanah Papua5 hari ago

Proses PAW, DPRD Harus Gelar Paripurna Pemberhentian Ketua Karena Berhalangan Tetap

TIMIKA, KTP.com –  Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika Rizal Pata’dan mengungkapkan, DPRD Mimika harus melakukan sidang paripurna untuk melengkapi...

Tanah Papua5 hari ago

Alex Tsenawatme Minta Dukungan Mayarakat Dalam Penyelesaian Nasib Ribuan Karyawan Moker

TIMIKA,KTP.com – Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme meminta dukungan seluruh masyarakat Mimika agar perjuangan nasib 8 ribu karyawan...

Tanah Papua5 hari ago

Calon Komcad  Wilayah Kodim 1710-Mimika Mulai Ikut Seleksi Litpers dan Rikkes

TIMIKA,KTP.com – Komponen Cadangan (Komcad) ditargetkan menjadi komponen pendukung dari komponen utama pertahanan negara yaitu Tentara Nasional Indonesia. Keberadaan komponen...

Tanah Papua5 hari ago

Datangi Gedung Dewan,  Mahasiswa Pertanyakan Proyek Siluman Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan

TIMIKA,KTP.com – Puluhan mahasiswa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Timika dan  Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang...

Ekonomi6 hari ago

Retribusi Parkir Capai Rp 500 Juta, Dewan Harap Kedepan Harus Ada Target

TIMIKA, KTP.com – Anggota Komisi B DPRD Mimika Matius Uwe Yanengga memberikan apresiasi kepada Disperindag Mimika yang telah bekerja dan...

Tanah Papua7 hari ago

Polisi Gelar Razia Puluhan Sepeda Motor Terjaring

TIMIKA,KTP.com – Puluhan unit kendaran bermotor terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Polres Mimika di beberapa titik jalan seperti di...

Tanah Papua1 minggu ago

Dekatkan Diri Dengan Masyarakat,  Kogabwilhan III Bersama Kompi A Yon 757 / GV gelar Komsos di Kampung Cendrawasih

TIMIKA,KTP.com – Kogabwilhan III, bersama Kompi A Yon 757 / Ghupta Vira Poumako, Sabtu (5/6/21). melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)...

Tanah Papua1 minggu ago

KKTB Dipukul Mundur, TNI – Polri Berhasil Kuasai Bandara Aminggaru

ILAGA,KTP.com –  Setelah berhasil memukul mundur Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata (KKTB), Sabtu, (5/6/2021).  kini Pasukan gabungan TNI-Polri berhasil menguasai wilayah...

Advertisement

Tanah Papua

Advertisement

Trending