Connect with us

Tanah Papua

Anggota Dewan Prihatin Pemberhentian Honorer Sangat Berpengaruh

Published

on

TIMIKA, KTP.com – Pasca diberhentikan pegawai honorer, aktifitas pelayanan dokumen kependudukan di Distrik Mimika Baru tidak berjalan seperti biasanya.

Kadistrik Mimika Baru Dedi D Poukuma mengatakan, sejak penarikan pegawai Disdukcapil lantaran pemberhentian tenaga honorer, pelayanan dokumen kependudukan tidak berjalan dan semua dipusatkan di kantor pusat pemerintahan.

“Pemberhentian honorer ini sangat berpengaruh karena kebetulan penempatan pegawai langsung dari dinas kependudukan ditarik semua kembali ke dinas karena honor mereka diberhentikan. Jadi sekarang tidak ada pelayanan dokumen kependudukan di Distrik Miru, karena kami pelayanan gunakan alat milik dukcapil,” kata Dedi melalui sambungan telpon, Jumat (4/6/21).

Saat pelayanan, kurang lebih 7 hingga 8 pegawai dari Dukcapil diperbantukan, namun setelah diberhentikan peralatan perekaman dan pencatatan tidak digunakan.

Selain itu, berdasarkan penyampaian Kadistrik, warga yang hendak mengurus dokumen kependudukan di kantor Distrik setelah mengetahui tidak melayani pembuatan dokumen kependudukan, banyak yang mengeluhkan dari sisi transportasi, dan waktu.

“Kami harapkan kalau ada kebijakan mereka bisa kembali pelayanan, karena tenaga honorer mereka sudah terlatih apalagi kemarin itu ada masyarakat datang banyak untuk urus dan mereka mengeluh kalau urus di pemda lagi biaya transportasi cukup mahal,” ungkap Kadistrik.

Untuk itu ia berharap, ada kebijakan bagi pegawai Kependudukan dan Catatan Sipil (dukcapil) yang diperbantukan di distrik dalam rangka pelayanan pengurusan dokumen kependudukan, sehingga masyarakat bisa terlayani.

“Kalau bisa ada kebijakan supaya pelayanan di distrik bisa berjalan dengan baik untuk masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Anggota Komisi C DPRD Mimika Amandus Gwijangge melihat pemberhentian pegawai honorer memberikan dampak khususnya bagi OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jadi menurut saya itu memang setelah sejumlah pegawai honorer dirumahkan dia punya dampaknya kepada beban kerja dari OPD itu, karena mereka (honorer) ini yang selalu didepan,” kata Amandus.

Untuk itu ia meminta pemerintah perlu melihat beban kerja dari OPD lebih khusus Disdukcapil dalam hal ini pegawai dukcapil yang diperbantukan di distrik-distrik, sehingga pelayanan tetap berjalan.

“Jadi kalau pengurangan itu kalau bisa dilihat dari beban kerja, jangan diberhentikan semua karena dampaknya masyarakat akan kembali mengurus dokumen di kantor pusat pemerintah, tentunya sangat membebani masyarakat dari transportasi, waktu dan jarak, jadi kalau bisa Bupati, Sekda bisa mempertimbangannya,” harapnya. (Jnd)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Bupati Nyatakan “Hentikan” Aktivitas PON XX PAPUA di Timika

TIMIKA,KTP.com – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., M.H menyatakan “Hentikan” segala aktifitas pelayanan terhadap PB PON XX Papua maupun yang...

Tanah Papua5 hari ago

Satu Anggota KKB Tertembak Di Ilaga

TIMIKA,KTP.com –  Personil gabungan TNI-POLRI melaksanakan patroli sekaligus merespon bunyi tembakan di Sekitar Bandara Ilaga Kabupaten Puncak Senin ( 7/6/2021)....

Tanah Papua5 hari ago

Proses PAW, DPRD Harus Gelar Paripurna Pemberhentian Ketua Karena Berhalangan Tetap

TIMIKA, KTP.com –  Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika Rizal Pata’dan mengungkapkan, DPRD Mimika harus melakukan sidang paripurna untuk melengkapi...

Tanah Papua5 hari ago

Alex Tsenawatme Minta Dukungan Mayarakat Dalam Penyelesaian Nasib Ribuan Karyawan Moker

TIMIKA,KTP.com – Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme meminta dukungan seluruh masyarakat Mimika agar perjuangan nasib 8 ribu karyawan...

Tanah Papua5 hari ago

Calon Komcad  Wilayah Kodim 1710-Mimika Mulai Ikut Seleksi Litpers dan Rikkes

TIMIKA,KTP.com – Komponen Cadangan (Komcad) ditargetkan menjadi komponen pendukung dari komponen utama pertahanan negara yaitu Tentara Nasional Indonesia. Keberadaan komponen...

Tanah Papua5 hari ago

Datangi Gedung Dewan,  Mahasiswa Pertanyakan Proyek Siluman Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan

TIMIKA,KTP.com – Puluhan mahasiswa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Timika dan  Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang...

Ekonomi6 hari ago

Retribusi Parkir Capai Rp 500 Juta, Dewan Harap Kedepan Harus Ada Target

TIMIKA, KTP.com – Anggota Komisi B DPRD Mimika Matius Uwe Yanengga memberikan apresiasi kepada Disperindag Mimika yang telah bekerja dan...

Tanah Papua7 hari ago

Polisi Gelar Razia Puluhan Sepeda Motor Terjaring

TIMIKA,KTP.com – Puluhan unit kendaran bermotor terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Polres Mimika di beberapa titik jalan seperti di...

Tanah Papua1 minggu ago

Dekatkan Diri Dengan Masyarakat,  Kogabwilhan III Bersama Kompi A Yon 757 / GV gelar Komsos di Kampung Cendrawasih

TIMIKA,KTP.com – Kogabwilhan III, bersama Kompi A Yon 757 / Ghupta Vira Poumako, Sabtu (5/6/21). melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)...

Tanah Papua1 minggu ago

KKTB Dipukul Mundur, TNI – Polri Berhasil Kuasai Bandara Aminggaru

ILAGA,KTP.com –  Setelah berhasil memukul mundur Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata (KKTB), Sabtu, (5/6/2021).  kini Pasukan gabungan TNI-Polri berhasil menguasai wilayah...

Advertisement

Tanah Papua

Advertisement

Trending